Setiap kali Anda melakukan perubahan setting, Windows selalu menyimpan setting terakhir yang telah dilakukan. Penyimpanan setting ini juga dilakukan saat Windows dijalankan untuk selanjutnya.
Fasilitas ini ada bagus & ada jeleknya. Bagusnya tentu saja fitur ini sangat membantu pengguna. Bisa dibayangkan bagaimana repotnya jika kita harus mengatur ulang settingan di komputer tiap kali menjalankan Windows. Males banget kan..? Sisi buruk dari fasilitas ini tentu terasa bagi pemilik komputer yang digunakan publik. Misalnya pemilik Rental Computer atau Warnet. Pasti enggak mau setting nya di obrak-abrik seenaknya oleh orang yang nggak jelas.
1. Seperti biasa, jalankan "Registry Editor"! Caranya, ketik REGEDIT pada RUN!
2.Setelah itu masuk ke subkey KEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Current Version\Policies\Explorer.
3. Pada subkey Explorer tadi buatlah DWORD value baru dengan nama NoSaveSettings. Caranya klik kanan mouse pada bagian kanan jendela, lalu pilih New>DWORD value dan beri nama NoSaveSettings.
4. Klik 2x (dua kali) entri yang barusan dibuat tadi! Lalu isikan value datanya dengan nilai 1.
5. Tutup Registry Editor & restart PC!
2.Setelah itu masuk ke subkey KEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Current Version\Policies\Explorer.
3. Pada subkey Explorer tadi buatlah DWORD value baru dengan nama NoSaveSettings. Caranya klik kanan mouse pada bagian kanan jendela, lalu pilih New>DWORD value dan beri nama NoSaveSettings.
4. Klik 2x (dua kali) entri yang barusan dibuat tadi! Lalu isikan value datanya dengan nilai 1.
5. Tutup Registry Editor & restart PC!
0 komentar:
Posting Komentar